Tapi sebenernya permasalahan dari itu semua adalah kurangnya mengenal diri sendiri ga sih?
saya simpulkan pada beberapa point saja ya, apa yang harus kita lakukan untuk mengenal diri sendiri;
- CIPTAKAN TUJUAN
"Setting goals is the first step in turning the invisible into the visible"
Itu kutipan yang pernah saya baca dari seorang motivator juga penulis terkenal asal Amerika Serikat. Nama beliau Tonny Robbins. Artinya apa tuh? "Menciptakan tujuan merupakan langkah awal mengubah hal yang tidak terlihat menjadi terlihat".
Opini saya berkata bahwa, maksudnya adalah sesuatu yang ga bakal terjadi bagi kita akan sangat mungkin terjadi jika ada keyakinan yang lebih besar untuk mewujudkannya.
Contoh nih,
logika berfikir gamungkin deh bisa terbang diatas langit. Ga punya sayap. Yakan? tapi ternyata ketidakmungkinan itu bisa jadi mungkin bahkan bisa banget terjadi. Dengan cara apa? iya! pertama kitanya dulu nih harus yakin. Ketika sudah yakin, bakal ada ide cerdas untuk mewujudkannya.
Dari keyakinan kita belajar, dari belajar kita menciptakan mimpi. Dari contoh itu, apa yang para pemimpi lakukan untuk bisa terbang? ciptakan pesawat. Karena ketekunan dari para pembelajar kita bisa terbang sana terbang sini kan? Walau bukan dengan sayap sungguhan.
Mari ucapkan, Maa sya Allaah dan Alhamdulillah...
pertanyaannya, maukah kita seyakin mereka untuk mimpi yang sedang kita inginkan akan terjadi?
- PAKSAIN DIRI
"Pushing yourself always makes your stronger"
Yang artinya, memaksa diri akan membuatmu semakin kuat. Bener tau! kualitas diri itu bakal keukur dengan segala paksaan yang pernah ia lewati.
Mereka yang kuat bukan terlahir dari buayan kemanjaan yang berkepanjangan. Makin memaksa diri untuk tidak berlarut dalam kemageran, maka semakin terlihat sebatas mana kesungguhannya atas tujuan hidupnya.
- JALANI
"begin to live as though your prayers are already answered"
Kita, hanya perlu terus menjalankan hidup ini dengan tenang. Anggap saja doa-doa kita telah terjawab. Bukan menjalani hidup yang sulit, tapi pikiran kita sendiri nih yang bikin semua menjadi rumit.
Ada hal yang sebenarnya sedang baik-baik saja, tapi pikiran negatif yang kita biarkan menyebar diatas pikiran kita sendiri yang membuat semuanya seakan sedang tidak baik-baik saja.
Sesimpel itu bukan? Tentu. Kita saja yang terkadang terlalu membuat semua kejadian terkesan mendrama. Cobalah beri ruang pada hati juga pikiran. Biarkan ia sedikit santai.
Terkahir, jangan terlalu lama membiarkan diri sendiri live in fear! ( Hidup dalam ketakutan).
_________________________________________


